PERENCANAAN STRATEGIS DESA PERUMUSAN VISI&MISI
Posted by HIMACITA pada 26 Mei 2010
Pengertian:
• Mimpi desa ke depan yang dapat dipenuhi (diadakan), bukan fantasi
• Gambaran keberhasilan ideal bagaimana desa akan diarahkan untuk tahun-tahun mendatang.
• Mimpi keberhasilan tersebut didasarkan pada nilai-nilai yang diyakini desa
• Mimpi keberhasil;an mengarah langsung pada tujuan dasar desa
• Dilandasi kesejatian, kejujuran, kesungguhan dan keikhlasan
Ciri-ciri Pernyataan Visi Yang Efektif:
• Mengilhami kerja-kerja desa
• Menjadi titik dasar desa bergerak ke depan
• Membantu mengarahkan kemana arah desa bekerja
• Membantu mengambil keputusan tentang apa yang akan dan tidak akan dilakukan desa
• Memungkinkan desa menyusun petunjuk kerja yang benar
• Membantu desa dalam menilai dan mengukur perkembangan dalam waktu yang panjang
• Rumusan singkat, tegas dan lugas
• Mudah dipahami siapapun
PERUMUSAN MISI
Misi menggambarkan:
• Pandangan dasar desa dimana segala sumber daya dan gerak diorientasikan
• Apa yang akan digarap oleh desa . (mengapa desa perlu eksist)
• Siapa yang akan diuntungkan oleh kerja-kerja desa (siapa yang akan dilayani)
• Metode/kegiatan utama yang akan digunakan untuk mencapai tujuan dasar.
Pernyataan Misi Yang Efektif:
• Dapat memberikan petunjuk
• Ringkas/singkat dan bermakna
• Mudah dipahami dan dapat dikomunikasikan kepada siapapun
• Mengandung motivasi dan membantu orang lain dapat memahami tujuan daar desa
• Mengidentifikasikan pada tujuan utama desa
• Mengekspresikan nilai-nilai/prinsip-prinsip desa.
Pertanyaan Diskusi:
• Mengapa desa perlu eksist?
• Siapa yang akan dilayani?
• Pelayanan apa yang kan dilakukan?
• Bagaimana pelayanan itu akan diberikan?
ANALISIS SWOT
Analisis SWOT adalah salah satu teknik analisis untuk mengkaji desa dalam suatu lingkungan secara keseluruhan.
Untuk mengkaji suatu organisasi perlu dilakukan analisis dengan melihat faktor internal (yang muncul dari dalam desa) dan faktor eksternal (yang ada atau datang dari luar desa).
Faktor-faktor internal yang dapat dianalisis yaitu:
• Kekuatan (Strengths) dan
• Kelemahan (Weaknesses)
Pertanyaan kunci untuk menganalisis faktor-faktor internal:
• Bagaimana kinerja desa selama ini? (penjelasan keberhasilan baik kuantitas maupun kualitasnya) (deskripsi dan penilaian)
• Sumber daya apa yang dimiliki dan dapat mendukung keberhasilan desa? (penjelasan kuantitas dan kualitas tentang tenaga kerja, tenaga alhi, relawan, dana, informasi, peralatan, jaringan kerja, pengalaman keberhasilan, perangkat dll) (deskripsi dan penilaian)
• Sistem manajemen, kebijakan dan strategi apa yang dijalankan untuk mendayagunakan sumber daya yang ada? (deslripsi dan penilaian)
• Apakah kekuatan-kekuatan yang dimiliki desa?
• Apakah kelemahan-kelamahan yang dimiliki desa?
Sedangkan faktor-faktor eksternal, yaitu:
• Peluang (Opportunities) dan
• Ancaman (Threats)
Pertanyaan kunci untuk menganalisis faktor-faktor eksternal:
• Apa kecenderungan umum mengenai situasi dan kondisi ekonomi, politik, budaya, lingkungan yang menjadi masalah daar?
• Apa akar penyebabnya? Termasuk kebijakan-kebijakan yang baik di tingkat lokal, nasional ataupun internasional yang mempengaruhi.
• Siapakah pelaku-pelaku yang turut mempengaruhi masalah tersebut?
• Adakah pengalaman yang berguna untuk mengatasi masalah tersebut baik pengalaman lokal, nasional maupun internasional?
• Apakah ancaman-ancaman (dampak negatif) yang ditimbulkan waktu lalu, sekarang dan masa mendatang?
• Apakah peluang-peluang (dampak pesitif) yang ditimbulkan pada waktu lalu, sekarang dan masa mendatang?
Contoh analisis SWOT:
1. Strengths (Kekuatan):
• Sumber daya keuangan yang memadai.
• Sumber daya manusia dengan keahlian yang tinggi
• Infrastruktur perdesaaan yang cukup lengkap
• Jumlah keanggotaan yang besar
• And lain-lain
2. Weaknesses (Kelemahan)
• Tidak memiliki arah perencanaan strategi yang jelas
• Penggunaan fasilitas administrasi yang kurang memadai
• Tidak mempunyai kompetensi manajerial yang baik
• Terbelakang dalam penelitian dan pengembangan
• Pelayanan kepada masyarakat masih kurang
• Dan lain-lain
3. Opportunities (Peluang)
• Mengembangkan program-program penguatan sumber daya manusia
• Banyak lembaga-lembaga yang siap untuk bekerja sama
• Melakukan diversifikasi program kegiatan (mengembangkan program yang berbeda dari yang sudah ada)
• Dan lain-lain
4. Threats (Ancaman)
• Pertumbuhan organisasi yang lamban
• Intervensi negatif terhadap lembaga.
• Turunnya dukungan anggota terhadap orgasisasi
• Setiap musim kemarau kekurangan air bersih
• Dan lian-lain.
sumber dari lembaga IRE yogyakarta.
Maaf, form komentar ditutup saat ini.







