CIMANGGU -cimed,- Ruas jalan Cimanggu-Majenang, tepatnya di Desa Rejodadi kilometer 75+500 ditinggikan 1,5 meter. Pasalnya jika tidak ditinggikan, setiap kali turun hujan lebat, jalan akan terutup lumpur. Sehingga peninggian ruas jalan negara yang kini sedang dalam pengerjaan nantinya bisa mengatasi luapan lumpur yang berasal dari tebing longsor di areal hutan milik Perhutani.
“Untuk mengatasi luapan lumpur, jalan kita ditinggikan sekitar 1,5 meter dari jalan yang ada sepanjang sekitar 100 meter,” terang Kepala BPT Dinas Bina Marga Wilayah Cilacap Priyono, saat dikonfirmasi CILACAPMEDIA.com, Minggu (30/5).
Sebab, kata dia, hampir setiap kali turun hujan lebat, jalan digenangi lumpur. Drainase yang ada tak mampu menampung air yang membawa lumpur yang berasal dari tebing di areal hutan milik Perhutani, akibatnya meluber ke jalan dan menyebabkan jalan menjadi rusak.
Dijelaskan, selain peninggian jalan, drainase dan gorong-gorong juga diperbaiki.
“Kanan kiri jalan dibangun dinding penahan dan drainase, sehingga air pembawa lumpur tidak lagi ke jalan melainkan masuk ke drainase. Sedang gorong-gorong yang ada diganti box culvert ukuran 2,5 x 2,5 meter,” katanya.
Pengerjaan box culvert itu sendiri, kata dia, tidak dilakukan dengan cara cor ditempat, melainkan menggunakan beton pra cetak (precast). Hal itu, lanjutnya, untuk mengurangi resiko gangguan arus lalu lintas di jalur selatan ini yang tergolong padat.
“Box culvert didatangkan dari pabrik, sampai disini tinggal pasang dan proses pemasangannya tidak membutuhkan waktu yang lama,” ujarnya.

Disinggung mengenai kapan peninggian jalan tersebut selesai, Priyono mengatakan, maksimal H-7 sebelum lebaran sudah rampung.
Sementara itu, pantauan CILACAPMEDIA.com, selama pekerjaan peninggian jalan berlangsung, arus lalu-lintas sedikit tersendat, karena kendaraan dari dua arah harus melintas bergantian. Warga sekitar yang berjaga melakukan sistim buka tutup.
Selain pekerjaan peninggian jalan di ruas jalan Negara, sejumlah ruas jalan provinsi saat ini tengah diperbaiki.
“Secara bertahap, ruas jalan provinsi juga sedang diperbaiki. Perbaikan jalan dengan pelapisan ulang antara lain pada ruas Sidareja – Gandrungmangu sepanjang 4 km, disusul jalan di depan Pasar Kawunganten,” katanya.
Berikutnya, lanjut dia, perbaikan jalan pada ruas Kawunganten – Jeruklegi.
“Pada ruas ini perbaikan mulai dari perlintasan kereta api hingga kawasan hutan pinus sekitar km 24,” terangnya.
Ditambahkan, selain melakukan perbaikan jalan, pihaknya juga melakukan pemeliharaan secara berkala pada jalan-jalan yang rusak.
“Mengingat belum tersedianya anggaran untuk ruas jalan yang mengalami kerusakan. Untuk sementara kita melakukan pemeliharaan secara berkala dengan cara menambal,” imbuhnya.
sumber: cimed